Customer Story

Bagaimana Kaskus Networks Beradaptasi di Era New Normal dalam Mengelola Komunitas

Aprilia Ferdiana - Tue Nov 02 2021

Meski 21 tahun telah berlalu, kiprah Kaskus sebagai situs forum komunitas maya Indonesia tetap berkibar. Kaskus yang merupakan singkatan dari Kasak Kusuk ini didirikan oleh Andrew Darwis, Ronald Stephanus, dan Budi Dharmawan pada 6 November 1999. Bermula dari hobi komunitas kecil hingga berkembang menjadi komunitas maya yang cukup besar di Indonesia.

Dikelola oleh PT Darta Media Indonesia, forum ini memiliki lebih dari 6 juta pengguna terdaftar. Sebuah angka fantastis itu seolah menggambarkan perjalanan panjang yang telah dilaluinya hingga kini.

Salah satu faktor segala sesuatu mampu bertahan adalah kemampuan beradaptasi dengan keadaan. Seperti adanya covid 19 yang kedatangannya tak dapat diprediksi. Banyak aktivitas dialihkan ke dunia digital. Mau tak mau setiap pemilik usaha juga harus beradaptasi. Tak terkecuali Kaskus, forum yang terkenal dengan diskusi tentang hobi dan minat ini.

Cara Kaskus beradaptasi dengan situasi pandemi yaitu mengalihkan kegiatan offline menjadi online. Contoh programnya yaitu Hobbytalks yang disiarkan melalui KASKUS TV. Ada pun cara menjaga antusiasme Kaskuser untuk mengikuti kegiatan online yaitu dengan membawakan tema dan pembicara yang disukai oleh Kaskuser. Untuk selengkapnya, berikut kutipan wawancara dengan Sabila Assami dari Kaskus Networks :

Bagaimana usaha KASKUS NETWORKS dalam menjaga hubungan dengan komunitas di seluruh Indonesia selama pandemi?
Cara kami tetap menjaga hubungan dengan komunitas yang tersebar di Indonesia yaitu dengan rutin membuat activity-activity online dan tetap melibatkan mereka ke dalam kegiatan yang kami adakan. Setiap bulannya kami selalu mengadakan COC (Community Online Competition) yang kami lakukan secara bergilir di setiap regional yang ada. Kami juga selalu melibatkan teman-teman regional ketika kami melakukan kegiatan pada suatu daerah (misal ketika terjadi bencana di daerah X, atau pelaksanaan upacara 17an tahun lalu, Kami melibatkan teman-teman regional tersebut sebagai perpanjangan tangan kami yang tersebar di 52 regional yang ada di Indonesia. Jadi dengan kami tetap melibatkan mereka pada setiap kegiatan, hubungan kami tetap terjaga walaupun kegiatan kopdar (pertemuan offline) belum bisa kami lakukan.

Dengan adanya perubahan bentuk ke kegiatan daring, apa saja tantangan yang dihadapi oleh KASKUS NETWORKS?
Tentunya tantangan ini yang dihadapi oleh hampir sebagian perusahaan yaitu bagaimana merubah segala sesuatunya menjadi online. Meskipun KASKUS adalah platform berbasis online namun banyak kegiatan komunitas yang awalnya kami lakukan rutin secara offline, seperti kegiatan Kopdar dan support event-event komunitas yang terkait dengan hobi. Hal ini lah yang awalnya menjadi tantangan bagi kami, namun setelah hampir 2 tahun berlalu hal ini bisa diatasi dengan tetap mengadakan kegiatan bersama dengan teman-teman komunitas secara online, seperti contohnya program Hobbytalks yang kami adakan secara online melalui KASKUS TV.

Apa tips dan trik KASKUS NETWORKS dalam menjaga antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan daring?
Tips & trik untuk menjaga antusiasme, pastinya kita harus tahu betul apa yang audiens kita sukai. Dalam hal ini apa yang Kaskuser suka mulai dari tema bahasan, pembicara yang mereka inginkan, ditambah kami selalu memberikan konsep-konsep acara yang baru dengan narasumber-narasumber yang relevan dan itu yang juga menjadi magnet bagi para peserta untuk tetap antusias mengikuti setiap kegiatan yang kami lakukan.

Sebelum KASKUS NETWORKS menggunakan Sertiva, apakah sebelumnya memang sudah memberikan sertifikat kepada peserta kegiatan?
Sebelum menggunakan Sertiva, kami sudah menggunakan sertifikat fisik untuk beberapa event kami, terutama event yang berhubungan di Kampus yang berhubungan dengan teman-teman mahasiswa.

Apa alasan utama KASKUS NETWORKS menggunakan solusi dari Sertiva?
Alasan kami menggunakan Sertiva adalah kemudahannya, dimana kami bisa langsung mengirimkan banyak sertifikat secara bersamaan dalam satu waktu dan tentunya sudah personalized dengan nama masing-masing peserta. Penggunaan Sertiva juga pastinya bisa menghemat budget kami dan juga mendukung program go green untuk mengurangi penggunaan kertas.

Menurut Anda, apa fitur Sertiva yang dirasa sangat membantu?
Fitur yang sangat membantu yaitu import file dengan mudah jadi banyaknya jumlah peserta tidak menjadi masalah, selain itu Sertiva juga dilengkapi fitur untuk penomoran sertifikatnya.

Apa program KASKUS NETWORKS ke depan terkait community engagement?
Kedepannya kami akan membuat program-program kolaborasi dengan berbagai komunitas baik secara online maupun offline.

Artikel yang Mungkin Anda Inginkan
Article Image
Customer Story
Ribuan Sertifikat Digital Tela...

Saga Iqranegara - Thu Aug 05 2021