Product Knowledge

Manfaatkan Digitalisasi untuk Mengamankan Sertifikat Anda

Aprilia Ferdiana - Sat Oct 23 2021

Sadarkah Anda bahwa saat ini telah berada di era digital? Sebuah kondisi dimana kehidupan manusia sudah mengalami perkembangan menjadi serba digital. Perubahan ini terjadi seiring berjalannya waktu tanpa disadari. Tidak harus menentang maupun menerima sepenuhnya, kita bisa beradaptasi dan menyaring hal-hal yang sekiranya perlu untuk diikuti.

Manfaat dan Risiko Era Digital

Mungkin Anda mengalami hal ini. Sudah tidak perlu melangkahkan kaki jauh-jauh hanya untuk mengirimkan uang kepada keluarga. Juga tidak perlu menjinjing barang belanjaan begitu banyaknya dari tempat perbelanjaan. Pun tidak perlu repot-repot memasak jika ingin memakan satu hal yang diinginkan.

Dari yang tadinya membaca buku fisik kini terbiasa membaca dari buku elektronik. Dari yang tadinya mengantri di toko kini memesan kebutuhan lewat e-commerce. Dari harus berjumpa tatap muka kini lewat dunia maya. Contoh perkembangan teknologi digital itu sudah tidak asing lagi bagi Anda.

Era digital ini mulai membuat orang terbiasa dengan hal-hal bersifat praktis dan efisien. Semua kemudahan yang didapatkan menjadi candu tak berkesudahan. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua orang merasakan hal yang sama. Contohnya, perilaku orang di perkotaan tentu berbeda dengan orang di pedesaan dalam hal konsumsi internet. Mulai dari hal yang dikonsumsi hingga frekuensinya.

Dari adanya kemudahan tersebut, bila digunakan secara tepat maka akan sangat bermanfaat bagi si pengguna. Pun sebaliknya, resiko negatif akan menghampiri jika cara penggunaannya tidak tepat.

Contoh, apabila menggunakan teknologi secara berlebihan diantaranya menyebabkan gangguan kesehatan seperti insomnia, gangguan kesehatan mata, jarang berinteraksi dan sulit untuk berkonsentrasi karena terdistraksi segala hal yang ada di dunia maya.

Contoh, apabila menggunakan teknologi secara tepat diantaranya memudahkan untuk secara cepat mendapatkan informasi yang dibutuhkan, memudahkan untuk terkoneksi dengan keluarga dan rekan, memudahkan Anda mencari ide dan menuangkannya di platform digital yang tepat.

Benarkah Anda Sudah Memanfaatkan Era Digital Sepenuhnya?

Dari sekian hal yang sudah dilakukan, benarkah sudah memanfaatkan semaksimal mungkin? Belanja sudah, berkomunikasi jarak jauh sudah, mengupgrade ilmu lewat internet sudah, apalagi? Bukankah itu yang selama ini familiar?

Ya, memang betul. Tapi, coba lihat hal lainnya lagi. Sesuatu yang selama ini begitu penting namun belum sepenuhnya masuk ke era digital. Masih jarang orang yang melirik satu hal ini. Hal yang dimaksud adalah sertifikat digital. Mari mulai dari kata sertifikat.

Menurut KBBI, sertifikat adalah tanda atau surat keterangan (pernyataan) tertulis atau tercetak dari orang yang berwenang yang dapat digunakan sebagai bukti pemilikan atau suatu kejadian.

Sedangkan menurut Bank Indonesia, sertifikat adalah tanda bukti mengenai sesuatu hal yang dapat digunakan untuk mendokumentasikan suatu fakta, seperti akta kelahiran, telah menyelesaikan atau mengikuti suatu seminar (certificate).

Seberapa penting sebuah sertifikat? Anda sendiri tahu bahwa sertifikat ini penting untuk mengklaim bahwa diri Anda mempunyai sesuatu yang dianggap sah. Misalnya ilmu, tanah, dan keluarga. Karena sesuatu itu penting, maka perlu dilindungi dengan baik. Mungkin sebagian besar dari sertifikat Anda berbentuk cetak. Tahukah Anda bahwa sertifikat cetak memiliki beberapa kelemahan, diantaranya :

1. Rawan hilang dan rusak

Ada beberapa hal yang tidak bisa kita kendalikan. Salah satunya ketika terjadi sebuah bencana secara tiba-tiba. Dari kejadian ini bisa saja semua sertifikat penting yang Anda miliki hilang begitu saja. Mungkin lupa tak terselamatkan atau tempatnya yang sulit dijangkau.

Ada juga yang rusak karena tak terawat dan dibiarkan begitu saja di lemari, tahu-tahu sudah mulai berdebu dan kualitasnya mulai memudar. Oleh karena itu, Anda harus segera memikirkan cara yang tepat dan aman untuk melindungi sertifikat Anda.

2. Penyimpanan data tidak aman

Selain itu, jika sertifikat Anda berbentuk cetak maka akan jauh lebih sulit didistribusikan dalam waktu cepat. Misalnya, Anda mengadakan acara seminar di sebuah kota X secara online. Peserta yang datang pun dari berbagai tempat di Indonesia. Apakah Anda akan mengirimkannya satu per satu? Apakah terjamin keamanan datanya? Itulah yang perlu diperhatikan saat ini.

3. Rawan dipalsukan

Sertifikat juga rawan dipalsukan. Hal ini biasa terjadi karena orang-orang ingin mendapatkan hasil yang instan untuk meraih hal lainnya. Sertifikat cetak itu pun tidak memiliki proses verifikasi yang mudah.

Selain hal tersebut di atas, ada hal lain yang mungkin belum disebutkan sebagai kelemahan sertifikat cetak. Namun, 3 poin di atas sudah cukup menggambarkan bahwa penting untuk memperhatikan sertifikat yang Anda miliki atau akan Anda terbitkan bersama organisasi Anda.

Tidak perlu mengkhawatirkan hal di atas, kini era digital sudah menyediakan solusi yang bisa menjawab permasalahan tersebut. Jawabannya adalah sertifikat digital. Sertifikat digital itu apa?

Bayangkan sebuah sertifikat yang pernah Anda dapatkan dari suatu acara seminar, atau ijazah yang didapatkan setelah lulus dari satu jenjang pendidikan, namun kini berbentuk elektronik, bukan lagi selembar kertas yang rapuh.

Sertifikat digital berbeda dengan sertifikat PDF biasa. Sertifikat digital keamanannya lebih terjamin, distribusinya dilakukan secara otomatis, bisa diverifikasi, bisa dicabut, dan memiliki masa berlaku.

Dari bentuknya yang digital, Anda tentu bisa mengetahui bahwa sertifikat ini lebih praktis, efisien, dan aman. Anda tidak perlu mengkhawatirkan terkait kerusakan fisik, karena sertifikat ini tersimpan secara digital. Anda juga bisa membawanya kemana saja tanpa perlu memakan tempat di tas Anda. Pun hanya Anda yang bisa mengakses sertifikat tersebut.

Sertifikat digital menjadi pilihan yang tepat untuk kebutuhan organisasi Anda. Apapun acaranya, berapapun jumlah pesertanya, dimanapun mereka berada, Anda bisa mendistribusikan secara cepat dalam hitungan menit. Sertifikat yang keluar juga memiliki nomor yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Sehingga bisa dipastikan semuanya memiliki identitas sendiri.

Apakah sebelumnya Anda sudah mengetahui semua ini? Jika belum, semoga informasi ini bermanfaat ya.
Era digital memang sangat memudahkan bagi mereka yang memanfaatkannya secara tepat. Tidak hanya untuk kepentingan diri sendiri, tapi juga untuk orang lain. Kini Anda bisa membuat sertifikat digital untuk meminimalisir problem yang mungkin terjadi pada sertifikat cetak.

Anda lebih menghemat waktu, merasa nyaman karena data dijamin aman, merasa ringan karena tidak memberatkan bawaan, merasa senang karena mengusahakan yang terbaik untuk organisasi Anda.

Tunggu apalagi? Segera terbitkan sertifikat digital organisasi Anda sekarang juga! Belum tau mau menerbitkan dimana? Anda bisa mencari tahu terlebih dahulu di Sertiva.id. Sertiva bersedia membantu organisasi dan lembaga pendidikan untuk menerbitkan sertifikat digital secara otomatis yang sah secara hukum dan mudah diverifikasi.
Selamat mencoba!

Artikel yang Mungkin Anda Inginkan
Article Image
Product Knowledge
Perbedaan Sertifikat Digital d...

Saga Iqranegara - Sat Jul 31 2021

Article Image
Product Knowledge
Perbedaan Penerbitan Sertifika...

Saga Iqranegara - Tue Aug 17 2021

Article Image
Product Knowledge
4 Cara Verifikasi Sertifikat D...

Aprilia Ferdiana - Fri Dec 10 2021